Archive for the ‘Makalah Evaluasi Pembelajaran’ Category

Konsep Penilaian Kinerja Guru

Meminjam pemikiran Boyd, Ronald T. C. (1989) dalam tulisannya tentang Improving Teacher Evaluations, di bawah ini akan diuraikan tentang penilaian kinerja guru.

Penilaian kinerja guru seringkali didesain untuk melayani dua tujuan, yaitu : (1) untuk mengukur kompetensi guru dan (2) mendukung pengembangan profesional.

Sistem penilaian kinerja guru hendaknya memberikan manfaat sebagai umpan balik untuk memenuhi berbagai kebutuhan di kelas (classroom needs), dan peluang untuk mengembangkan teknik-teknik baru dalam pengajaran, serta mendapatkan saran (konseling) dari kepala sekolah atau guru lainnya untuk membuat berbagai perubahan di dalam kelas. Baca lebih lanjut

Konsep Penilaian Portofolio Guru

Dengan meminjam pemikiran Peter Doolittle (1994) dalam ERIC Clearinghouse on Assessment and Evaluation Washington DC, di bawah ini akan diuraikan tentang apa dan bagaimana pengukuran portofolio guru ?

Apa pengukuran portofolio guru itu?

Baca lebih lanjut

PERAN GURU DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

Oleh M. Sobry Sutikno

Pembelajaran efektif, bukan membuat Anda pusing, akan tetapi bagaimana tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. – M. Sobry Sutikno -

Motivasi berpangkal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Bahkan motif dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Adapun menurut Mc. Donald, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi itu, yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi, ditandai dengan adanya feeling, dan dirangsang karena adanya tujuan. Baca lebih lanjut

EVALUASI KURIKULUM

Pengertian Evaluasi Kurikulum

Evaluasi Dan Kurikulum Merupakan 2 Disiplin Ilmuyang Berdiri Sendiri,Ada Pihak Yang Berpendapat Antara Keduanya Tidak Ada Hubungan,Tetapi Ada Pihak Lain Yang Menyatakan Keduanya Mempunyai Hubungan Yang Sangat Erat.Hubungan Tersebut Merpakan Hubungan Sebab Akibat,Perubahan Dalam Kurikulum Berpengaruh Pada Evaluasi Kurikulum,Sebaliknya Perubahan Evaluasi Perubahan Evaluasi Akan Memberi Warna Pada Pelaksanaan Kurikulum,Hubungan Antara Evaluasi Dengan Kurikulum Bersifat Organis Dan Prosesnya Berlangsung Secara Evolusioner.

Evaluasi Kurikulum Sukar Di Rumuskan Secara Tegas Hal Itu Disebabkan Beberapa Faktor :

  1. Evaluasi Kurikulum Berkenaan Dengan Fenomena-Fenomena Yang Terus Berubah
  2. Objek Evaluasi Kurikulum Adalah Sesuatu Yang Berubah-Ubah Sesuai Dengan Konsep Yang Digunakan
  3. Evaluasi Kurikulum Merupakan Suatu Usaha Yang Dilakukan Oleh Manusia Yang Sifatnya Juga Berubah

R.A Becher,Seorang Ahli Pendidikan Dari Universitas Sussex Inggris Menyatakan Tiap Program Pengembangan Kurikulum Mempunyai Style Dan Karakteristik Tertentu, Dan Evaluasi Dari Program Tersebut Akan Memperhatikan Style Dan Karakteristik Yang Sama Pula ,Seorang Evaluator Akan Menyusun Program Evaluasi Kurikulum Sesuai Dengan Style Dan Karakteristik Yang Dikembangkannya.

Konsep-Konsep Evaluasi Kurikulum Dibagi Menjadi 2 Baca lebih lanjut

Portofolio

oleh : Asep Wahyudin

BAB II
PEMBAHASAN

I.    Pengertian Portofolio
Dalam lapangan pemerintahan portofolio  digunakan untuk menyebutkan salah satu jabatan mentri, yakni mentri yang tidak memimpin departemen. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Minister Without Portofolio, artinya adalah mentri yang tidak memimpin departemen alias Menteri Negara. Dalam lapangan pendidikan dan pengajaran, istilah portofolio relatif masih belum banyak dikenal secara luas. Namun sering dengan di berlakukannya  KBK, istilah portofolio di bicarakan dan di pelajari.
Portofolio sebenarnya dapat di artikan sebagai wujud suatu benda fisik, sebagai suatu proses sosial pedagogis, maupun sebagai ajektif. Sebagai suatu benda fisik portofolio itu adalah bundel, yakni kumpulan dokumentasi hasil pekerjaan peserta didik yang di simpan pada suatu bundle. Misalnya hasil tes awal (pre-test), tugas-tugas. Catatan anekdot, piagam penghargaan, keterangan meleksanakan tugas testruktur, hasil tes akhir (post-test),dan sebagainya. Sebagai proses sosial pedagogis, portofolio adalah collection of learning experience yang terdapat di dalam pikiran peserta didik baik yang berwujud pengetahuan, keterampilan maupun nilai dan sikap. Adapun sebagai adjektif portofolio seringkali di sandingkan dengan konsep lain misalnya, dengan konsep pembelajaran dan penilaian. Baca lebih lanjut

Pendekatan CBSA

I. STRATEGI DAN METODE

  1. PENGERTIAN STRATEGI, METODE DAN TEKNIK  BELAJAR MENGAJAR

Strategi belajar-mengajar adalah cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pengajaran tertentu, yang meliputi sifat, lingkup dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa (Gerlach dan Ely). Strategi belajar-mengajar tidak hanya terbatas pada prosedur kegiatan, melainkan juga termasuk di dalamnya materi atau paket pengajarannya (Dick dan Carey). Strategi belajar-mengajar terdiri atas semua komponen materi pengajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pengajaran tertentu dengan kata lain strategi belajar-mengajar juga merupakan pemilihan jenis latihan tertentu yang cocok dengan tujuan yang akan dicapai (Gropper). Tiap tingkah laku yang harus dipelajari perlu dipraktekkan. Karena setiap materi dan tujuan pengajaran berbeda satu sama lain, makajenis kegiatan yang harus dipraktekkan oleh siswa memerlukan persyaratan yang berbeda pula.

Menurut Gropper sesuai dengan Ely bahwa perlu adanya kaitan antara strategi belajar mengajar dengan tujuan pengajaran, agar diperoleh langkah-langkah kegiatan belajar-mengajar yang efektif dan efisien. Ia mengatakan bahwa strategi belajar-mengajar ialah suatu rencana untuk pencapaian tujuan. Strategi belajar-mengajar terdiri dari metode dan teknik (prosedur) yang akan menjamin siswa betul-betul akan mencapai tujuan, strategi lebih luas daripada metode atau teknik pengajaran. Baca lebih lanjut

Perencanaan Pembelajaran Terpadu Model Integreted

PEMBELAJARAN TERPADU <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………….

DAFTAR ISI……………………………………………………………………

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang………………………………………………………….

  2. Rumusan Masalah………………………………………………………

  3. Tujuan ………………………………………………………………….

BAB II MODEL PEMBELAJARAN TERPADU

  1. Pengertian Pembelajaran Terpadu………………………………………

  2. Konsep Pembelajaran Terpadu…………………………………………

  3. Karakteristik Pembelajaran Terpadu…………………………………..

  4. Tipe Pembelajaran Terpadu antar Bidang Study………………………

  5. Perencanaan Pembelajaran Terpadu Model Integreted……………….

  6. Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu Model Integreted………………..

BAB III PENUTUP

  1. Kesimpulan……………………………………………………………

  2. Saran…………………………………………………………………….

DAFTAR PUSTAKA Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.