“Ilmu dan Aplikasinya Dalam Penelitian Ilmiah”

Disusun oleh:

Dadan Wahidin 0602412

A. Karakterisik Ilmu

Pengertian ilmu

Pengertian ilmu menurut nazir (2003). “ Ilmu Adalah yang bersifat umum dan sistematis, pengertian dapat disimpulkan dalil-dalil tertentu menurut kaidah-kaidah yang umum. Ilmu adalah pengetahuan yang sudah dicoba dan diatur menurut urutan dan arti serta menyeluruh dan sistematis.

Menurut Naroman dalam Nazir (2003). “ Ilmu mencakup lapangan yang sangat luas, menjangkau semua aspek tentang progres manusia secara menyeluruh.

Menurut Harsono (1977) ilmu adalah :

  1. Merupakan akumulasi pengetahuan yang disistimatiskan atau kesatuan pengetahuan yang terorganisasikan.
  2. Suatu pendekatan atau suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia empiris, yaitu dunia terikat oleh faktor ruang dan waktu. Dunia yang pada prinsipnya dapat di amati oleh panca indera manusia.

Karakteristik ilmu

Secara umum karakteristik ilmu adalah :

  1. bersifat akumulatif dan merupakan milik bersama.
  2. kebenarannya tidak mutlak
  3. bersifat objektif

Harsoyo (1977) mengemukakan ciri-ciri ilmu yaitu :

  1. Bersifat rasional
  2. Bersifat Empiris
  3. Bersifat Umum
  4. Bersifat Akumulatif

Sifat ilmuah di dalam ilmu dapat diwujudkan apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Ilmu harus mempunyai objek, karena kebenaran yang hendak diungkapkan dan dicapai adalah kesesuaiaan antara yang diketahui dengan objeknya.
  2. Ilmu harus mempunyai metode, karena untuk mencapai suatu kebenaran yang objektif dalam mengungkapkan objeknya, ilmu tidak dapat bekerja sembarangan sehingga diperlukan cara tertentu yang tepat.
  3. ilmu harus sistematis,
  4. ilmu bersifat universal atau berlaku umum.

Berdasarkan obkek formal, ilmu dibagi menjadi dua kelompok yaitu :

  1. ilmu yang objeknya benda alam dengan hukum-hukumnya yang relatif bersifat pasti dan berlaku umum, disebut ilmu alam.
  2. ilmu yang objeknya dipengaruhi oleh manusia termasuk juga manusia itu sendiri, sehingga hukum-hukumnya tidak sama dengan hukum-hukum alam karena bersifat relatif kurang pasti, maka disebut ilmu sosial.

B. Penelitian Pendidikan

Penelitian ilmiah

Tujuan suatu ilmu adalah mengembangkan dan menguji teori, untuk berkembangnya suatu penbgetahuan dapat dilakukan melalui penelitian, karena pada hakekatnyapenelitian bertujuan untuk meberikan solusi atas masalah dan mendapat pengetahuan tentang sesuatu yang ada dianggap benar melalui proses observasi. Tanpa penelian ilmu pengetahuan tidak akan berkembang dan membuat solusi atas suatu maslah sulit dipertanggung jawabkan.

Penelitian ilmiah digunakan untuk kebutuhan ilmu pengetahuan, sebaiknya ilmu pengetahuan tidak akan berkembang apabila tanpa penelitian ilmiah, penelitian ilmiah dan ilmu pengetahuan berada dalam satu sistem ilmiah dan keduanya sama-sama membesarkan sistem tersebut samapi pada tingkat yang tidak terbatas.

Pendidikan ilmiah merupakan cara tepat untuk memecahkan suatu masalah sosial karena merupakan penyelidikan yangh sistematis, terkontrol empiris dan kritis tentang fenomena-fenomena alami dengan dipadu oleh teori dan hipotesis-hipotesis tetang hubungan yang siduga terdapat antara fenomena-fenomena tersebut. Tidak setiap penelitian ilmiah mesti dipadukan oleh teori dan hipotesis-hipotesis mengenai hubungan-hubungan yang diduga terdapat antara gejal-gejala.

C. Eksistensi Pendidikan Dalam Ilmu Pengetahuan

Penelitian sebagai Suatu ilmu penetahuan, mempunyai peran pentinga dalam banguna ilmu pengetahuan, penelitian mempunyai kemampuan untuk meng update ilmu pengetahuan untuk menjadi up to date dan mutakhir dalam aplikasi setiap di butuhkan masyarakat di pihak lain penelitian belum dapat bergeser untuk memulai suatu proses ilmiah baru sebelum mendapat masukan dan ilmu pengetahuan . dengan demikian titik awal proses penelitian adalah ilmu pengetahuan itu sendiri.

Berpikir ilmiah yaitu dimulai dengan berfikir deduktif kemudian membentuk kesimpulan-kesimpulan induktif, berfikrif deduktif yaitu mencoba berteori terhadap sebuah fakta sosial melalui interprestasikan dalil, hukum dan teori-teori keilmuan lainnya, dalam tahap ini penelitian harus berteori terhadap yang sadang dihadapi.

Selanjutnya penelitian di arahkan oleh berfikir deduktif untuk memberi jawaban logis terhadap apa yang sedang menjadi pusat perhatian dalam penelitian, dan akhirnya produk berfikir deduktif menjadi jawaban sementara terhadap apa yang dipertanyakan dalam penelitian itu jawaban tersebut dinamakan hipotesis.

Hipotesis menurut jawaban sementara tentang hubungan antara gejala-gejala yang menjadi permasalahan dalam proses penelitian. Hipotesis diajukan dalam bentuk dugaan kerja atau dengan teoritis yang merupakan dapat dalam menjelaskan kemungkinan adanya hubungan tersebut.

Hipotesis memerlukan pembuktian, sehingga penelitian harus membuktikan melalui pengumpulan data dilapangan simpulan-simpulan fakta atas hipotesis menjadi jawaban sebenarnya pada penelitian yang dilakukan kemudian diuji. Pengujian dan diikuti dengan serangkaian proses analisis.

Proses ilmiah merupakan kegiatan yang dimulai dan berfikir deduktif dan kemudian membentuk kesimpulan-kesimpulan induktif dalam suatu proses ilmiah. Metode deduktif pada intinya yaitu proses berfikir ilmiah dari yang umum ke khusus, sedangan metode induktif merupakan proses berfikir dari khusus menuju umum.

Ciri-ciri Penelitian Ilmiah :

  1. Bertujuan (purposiveness).

Tiap penelitian ilmiah harus ada tujuannya, baik menemukan jawaban atas suatu masalah tertentu yang berguna untuk pengembangan ilmu maupun untuk pembuatan keputusan.

  1. Sistemtis (sisrtematic)

Penyelidikan ilmiah tertata dengan cara tertentu sehingga penyidik dapat memiliki keyakinan krisis atas hasil penelitiannya.

  1. Empiris (Empirical)

Pendapat atau keyakinan subjektif hurus diperiksa dengan menghadapkannya pada realitas objektif atau melakukan teladan dan uji empiris.

  1. Objektivitas (objectivity)

Seluruh proses penelitian, khusus kesimpulan yang ditarik melalui interprestasi hasil analisis data, harus objektif yaitu harus didasarkan pada fakta yang dihasilkandari data aktual dan tidak pada subjektif pribadi atau nilai-nilai emosional.

  1. Krisis (critic)

Hasil penelitian terbuka untuk dikritisi, diperiksa, atas diujian terhapad realitas yanbg objektif melalui penelitian dan pengujian lebih lanjut.

  1. generalisabilitas (generalizability)

derajat sejauh mana temuan-temuan spesifik dapat diterapkan ke satu kelompok yang lebih besar yang disebut populasi atau derajat sejauhmana temuan dapat digeneralisasikan kepopulasi yang lebih luas.

  1. Replikabilitas (replicability)

Replikan atau pengulangan penelitian oleh peneliti lainnya untuk mengukuhkan penemuan-penemuan atau memeriksa kebenerannya, baik untuk latar yang sama ataupun untuk layar yang berbeda.

D. Langkah-langkah Penelitian

Secara Umum, Langkah-langkah yang perlu di tempuh adalah :

Langkah Pertama : Memilih Masalah

Langkah Kedua : Mengadakan studi Eksploratorik

Langkah Ketiga : Merumuskan masalah dalam hubungan teori dan

anggapan dasar

Langkah Keempat : Merumuskan Hipotesa/Pertanyaan Penelitian

Langkah Kelima : menetapkan teknik untuk menguji

Langkah Keenam : Menentukan Agenda Penelitian

Langkah Ketujuh : Mengumpulkan data

Langkah Kedelapan : Mengolah data

Langkah Kesembilan : Menyimpulkan Hasil

Langkah Kesepuluh : Mengumpulkan Hasil laporan

Langkah-Langkah Penelitian secara Umum :

Issu-Issu Teoritik

Pemilihan Masalah

Studi Eksploratorik

Perumusan Masalah

Perumusan Hipotesis

Penerapan Teknik Pengujian Hipotesa

Pengumpulan Data

Pengolahan Data

Penyusunan Kesimpulan

Penyusunan Laporan

Penentuan Agenda Penelitian

Issu-Issu Pragmatis

2 responses to this post.

  1. trims, infomya sangat bermanfaat…

    http://mudah-gratisuang.blogspot.com

    Balas

  2. Posted by maftuchin on Februari 17, 2009 at 7:41 am

    trims bos informasinya, n sangat berguna buat aku trimakasih yach……..!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: